|
BERITA - 18-thn.infogue.com - Sesi pemotretan pre wedding kini tampaknya
menjadi salah satu bagian pernikahan yang wajib dilakukan. Inilah kisah
Davit, Meylani, dan Siska ketika menjalani ritual ini.
Kembali ke masa kecil
Pasangan Davit Agus Susanto (29) dan drg Indy Labaron (28) mendapat
rekomendasi dari temannya untuk memakai jasa Arment & Co untuk foto-foto
pre wedding mereka. Dengan alasan unik, pasangan dokter gigi ini pun
memilih tema pedesaan plus foto studio dengan busana pengantin.
"Kami harus mencari properti untuk pemotretan dengan tema pedesaan. Saya
harus cari topi caping dan kaus oblong. Kaus oblongnya pun harus merek
tertentu. Soalnya, warnanya lebih kena," kata Davit yang juga harus
mencari senapan angin. Properti lain seperti sepeda onthel sudah
disediakan pihak Arment.
Lokasi pemotretan di kawasan Puspitek, Serpong, yang masih banyak
memiliki areal persawahan. Kebetulan, Davit besar di Malang dan sempat
menikmati suasana pedesaan saat kecil. "Dulu, rumah orangtua saya dekat
sawah. Jadi, saya malah serasa kembali ke masa kecil. Beda dengan Indy
yang besar di Jakarta," kata Davit yang menyempatkan turun beneran ke
sawah. Pemotretan berlangsung bulan Agustus 2007, dan resepsi pernikahan
dihelat bulan Oktober 2007.
Demi memperoleh efek terbitnya matahari, "Kami sudah siap sejak sebelum
matahari terbit. Kata orang-orang di sana tidak setiap saat matahari
muncul. Kami termasuk beruntung karena akhirnya matahari nongol, bagus
banget," kata Davit. Untuk semua itu, Davit dan Indy menghabiskan biaya
sekitar Rp 5 jutaan. "Kebetulan waktu itu sedang ada program diskon,"
lanjut Davit yang mengaku puas dengan hasilnya.
GO TO GALLERY |